Melakukan pekerjaan rumah sehari-hari memang melelahkan, Ma. Mulai dari mencuci baju, menyapu dan mengepel lantai seluruh rumah, bahkan hingga menyetrika baju menghabiskan tenaga besar yang terkadang membuat Mama kelelahan hingga harus menunda beberapa kegiatan, misalnya mencuci piring. Saat di rumah saja, semua keluarga berkumpul di rumah dan tak jarang membuat cucian piring jadi menumpuk. Tak heran kalau Mama ingin sejenak beristirahat dan memutuskan untuk mencuci piring di malam harinya. Tapi, ternyata kebiasaan menumpuk cucian piring itu tidak baik untuk kesehatan keluarga, lho, Ma! Cek selengkapnya, yuk!
Bakteri bertambah
Seiring waktu, bakteri yang menempel pada piring dan peralatan makan bisa berkembang biak jika tidak segera dibersihkan. Hal ini akan menyebabkan cucian piring menjadi sumber penyakit bagi keluarga yang harus dihindari. Bayangkan saja, jika Mama menunda mencuci piring selama beberapa waktu, sudah ada berapa juta bakteri yang bersarang di cucian kotor itu? Tentunya tidak mau, kan?
Sisa makanan
Tidak membuang sisa makanan dan langsung meletakkannya di antara cucian piring kotor memiliki peluang lebih besar penyebaran virus dan bakteri. Terlebih, jika Mama mencampur sisa makanan berupa daging mentah dan membiarkannya begitu saja di tempat cuci piring. Daging mentah, seperti daging sapi, daging ayam, hingga ikan membawa bakteri berbahaya, seperti E.coli yang jadi penyebab keracunan makanan.
Sponge
Setelah menumpuk cucian piring lalu membersihkannya dengan sponge sebenarnya juga sama buruknya. Kumpulan bakteri yang berada di piring berpindah ke sponge, lalu dengan sponge yang sama, Mama kembali membersihkan peralatan makan lainnya. Ditambah lagi, sponge umumnya lembap sehingga menjadi tempat yang sempurna bagi bakteri untuk bersarang.
Bagaimana cara mengatasinya?
Untuk mencegah bakteri berkembang biak dan membahayakan keluarga, ada beberapa cara yang bisa Mama lakukan, kok! Misalnya:
- Mencuci piring sesegera mungkin.
Dengan teratur membersihkan cucian piring setelah makan, bakteri tidak akan menjadi lebih banyak dan lebih berbahaya.
- Membuang sisa makanan ke tempat sampah.
Biasakan untuk membuang sisa makanan ke tempat sampah sebelum meletakkannya di sink. Hal ini bisa membantu Mama untuk mencuci piring lebih mudah dan mencegah kontaminasi.
- Bersihkan sink.
Membersihkan sink juga sama pentingnya dengan mencuci piring. Kuman-kuman juga bisa menempel di dinding bak cuci jadi sebaiknya bersihkan setelah mencuci piring juga, ya. Gunakan MAMA Power Stain Remover, cairan pencuci serbaguna dengan teknologi Lion Japan yang mampu membersihkan peralatan berbahan dasar stainless steel, termasuk tempat cuci piring.
- Gunakan sabun cuci piring yang tepat.
Sabun cuci piring yang tepat memiliki peran penting untuk mencegah penyebaran bakteri dari sisa makanan yang menempel di alat makan dan alat masak Mama. Gunakan MAMA Lemon dengan formula baru mineral Anti Lemak yang efektif mengangkat lemak dan menghilangkan bau amis, bahkan di wadah plastik.
Mulai sekarang, hindari menumpuk cucian piring kotor dan bersihkan secara menyeluruh dengan bantuan MAMA Lemon! Dengan peralatan makan dan masak yang bersih, kesehatan keluarga bisa terjaga!